Dari Minyak Rem - Synthetic Brake Fluid DOT 4  0

Minyak Rem - Synthetic Brake Fluid DOT 4

Pembelian Minimum 1
Negara Asal Indonesia
Kategori Minyak Rem
Update Terakhir 20 Jun 2019
Harga
CALL

Penjual

PT Citra Surya Amilindo

Verified Supplier
Alamat

Mutiara Taman Palem Blok B1 No. 50, Cengekareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat

Detil Produk Minyak Rem - Synthetic Brake Fluid DOT 4

Jual Minyak Rem - Synthetic Brake Fluid DOT 4 DOT 4 adalah salah satu dari beberapa sebutan oli dan pelumas rem otomotif, yang menunjukkan campuran bahan kimia tertentu yang memberikan rentang titik didih tertentu.Di Amerika Serikat, semua cairan rem harus memenuhi Standar No. 116; Cairan
Dapatkan penawaran terbaik untuk Minyak Rem - Synthetic Brake Fluid DOT 4 !
Nama
Jumlah Order
Unit
IndoTrading.com adalah media iklan khusus perusahaan, distributor, Grosir, Agen, Supplier, Trading dan Pabrik. Jika anda tertarik untuk membeli Minyak Rem - Synthetic Brake Fluid DOT 4 ini dengan harga murah, Mohon hubungi Kontak Perusahaan ini diatas.

Jika anda adalah perusahaan yang ingin menjual di IndoTrading.com ,
Pencarian Minyak Rem - Synthetic Brake Fluid DOT 4
Detil Produk

Jual Minyak Rem - Synthetic Brake Fluid DOT 4 

DOT 4 adalah salah satu dari beberapa sebutan oli dan pelumas rem otomotif, yang menunjukkan campuran bahan kimia tertentu yang memberikan rentang titik didih tertentu.

Di Amerika Serikat, semua cairan rem harus memenuhi Standar No. 116; Cairan rem kendaraan bermotor. [1] Berdasarkan standar ini, ada tiga spesifikasi minimum untuk rem minyak Departemen Perhubungan (DOT). Mereka adalah DOT 3, DOT 4, dan DOT 5.1.

DOT 4, seperti DOT 3 dan DOT 5.1, adalah cairan berbasis polietilen glikol (berlawanan dengan DOT 5 yang berbasis silikon). Cairan seperti DOT 3, 4, dan 5.1 bersifat higroskopis dan akan menyerap air dari atmosfer. Ini menurunkan kinerja fluida, dan jika dibiarkan menumpuk selama periode waktu tertentu, secara drastis dapat mengurangi titik didihnya. Di dalam mobil penumpang ini biasanya tidak banyak menimbulkan masalah karena rem umumnya tidak digunakan secara agresif, namun dapat menjadi masalah serius pada kendaraan polisi, mobil balap atau sepeda motor karena panas yang dihasilkan lebih tinggi selama pengereman mereka yang jauh lebih agresif, dan truk dimana Panas yang lebih tinggi dapat dihasilkan saat pengereman keras dan terisi penuh.