Dari Alat Ukur Berat Jenis Solar - Hydrometer ASTM Allafrance 0
Dari Alat Ukur Berat Jenis Solar - Hydrometer ASTM Allafrance 1
Dari Alat Ukur Berat Jenis Solar - Hydrometer ASTM Allafrance 2
Dari Alat Ukur Berat Jenis Solar - Hydrometer ASTM Allafrance 3
Dari Alat Ukur Berat Jenis Solar - Hydrometer ASTM Allafrance 4
Dari Alat Ukur Berat Jenis Solar - Hydrometer ASTM Allafrance 5
Dari Alat Ukur Berat Jenis Solar - Hydrometer ASTM Allafrance 6
Dari Alat Ukur Berat Jenis Solar - Hydrometer ASTM Allafrance 7
Dari Alat Ukur Berat Jenis Solar - Hydrometer ASTM Allafrance 8
Dari Alat Ukur Berat Jenis Solar - Hydrometer ASTM Allafrance 9

Alat Ukur Berat Jenis Solar - Hydrometer ASTM Allafrance

Pembelian Minimum 1
Negara Asal France
Kategori Hidrometer
Update Terakhir 24 Sep 2019
Harga
CALL

Penjual

PSC

Verified Supplier
Free Member
Alamat

Lindeteves Trade Center LTC Lantai 1 Blok B 21 No.3 Jl. Hayam Wuruk 127 Glodok Jakarta Barat 11180

Detil Produk Alat Ukur Berat Jenis Solar - Hydrometer ASTM Allafrance

Alat Ukur Berat Jenis Solar - Hydrometer ASTM AllafranceProduct DescriptionStandardized Hydrometers A.S.T.M. E100Traceable hydrometers. Canadian Government Agreementin kg/m³ ; Calibration temperature : 15 °C ; Reading below meniscus.Low surface tension : between 16 and 35 mN/m.Technical Spe
Dapatkan penawaran terbaik untuk Alat Ukur Berat Jenis Solar - Hydrometer ASTM Allafrance !
Nama
Jumlah Order
Unit
IndoTrading.com adalah media iklan khusus perusahaan, distributor, Grosir, Agen, Supplier, Trading dan Pabrik. Jika anda tertarik untuk membeli Alat Ukur Berat Jenis Solar - Hydrometer ASTM Allafrance ini dengan harga murah, Mohon hubungi Kontak Perusahaan ini diatas.

Jika anda adalah perusahaan yang ingin menjual di IndoTrading.com ,
Detil Produk

Alat Ukur Berat Jenis Solar - Hydrometer ASTM Allafrance

Product Description

Standardized Hydrometers A.S.T.M. E100

Traceable hydrometers. Canadian Government Agreement

in kg/m³ ; Calibration temperature : 15 °C ; Reading below meniscus.

Low surface tension : between 16 and 35 mN/m.

Technical Specifications

Serie

Range

Unit

Div. ( kg/m³ )

Accuracy

Calibration Temp.

Length ( mm )

311H

   600 -   650

kg/m³

0.5

± 0.5

15 ºC

330

312H

   650 -   700

kg/m³

0.5

± 0.5

15 ºC

330

313H

   700 -   750

kg/m³

0.5

± 0.5

15 ºC

330

314H

   750 -   800

kg/m³

0.5

± 0.5

15 ºC

330

315H

   800 -   850

kg/m³

0.5

± 0.5

15 ºC

330

316H

   850 -   900

kg/m³

0.5

± 0.5

15 ºC

330

317H

   900 -   950

kg/m³

0.5

± 0.5

15 ºC

330

318H

   950 - 1.000

kg/m³

0.5

± 0.5

15 ºC

330

319H

1.000 - 1.050

kg/m³

0.5

± 0.5

15 ºC

330

320H

1.050 - 1.100

kg/m³

0.5

± 0.5

15 ºC

330

Penentuan Specific Gravity ( SG ) dan API Gravity

Penentuan Specific gravity / berat jenis minyak ( crude oil ) dilakukan dengan alat hydrometer, dimana penunjuk specific gravity dapat dibaca langsung pada alat. Untuk temperatur yang lebih dari 60 ºF, perlu dilakukan koreksi dengan menggunakan chart yang ada. Kualitas dari minyak ( minyak berat maupun minyak ringan ) ditentukan salah satunya oleh specific gravity. Temperatur minyak mentah juga dapat mempengaruhi viskositas atau kekentalan minyak tersebut. Hal ini yang dijadikan dasar perlunya diadakan koreksi terhadap temperatur standart 60 ºF.

Sedangkan untuk menentukan Spesific Gravity gas, alat yang digunakan adalah effusiometer, dengan memasukkan gas kedalam alat tersebut dan menghitung waktunya saat menekan air keluar dalam alat tersebut setelah sampai batas yang ditentukan, gas dihentikan sedangkan perhitungan waktunya juga dilakukan untuk kembalinya air didalam alat tersebut.

Kemudian melihat temperatur yang tertera di termometer. Untuk waktu yang tercatat T1 dan T2 dimasukkan rumus T1 / T2 = T ( true ) dan temperatur ºAPI. Kemudian mengkoreksi hingga menemukan SG-nya. Penentuan SG gas sangat diperlukan mengingat gas yang terkandung dalam minyak berbeda-beda.

Densitas minyak adalah massa persatuan volume pada shuhu terterntu atau dikenal juga dengan perbandingan massa minyak dengan volume pada kondisi tekanan dan tempratur tertentu. Selain densitas, salah satu sifat minyak bumi yang penting dan mempunyai nilai perdagangan adalah specific gravity ( SG ). Densitas = Berat jenis, Berat jenis adalah salah satu sifat fisika hidrokarbon yang dalam Teknik Perminyakan umumnya dinyatakan dalam Specific Gravity ( SG ) atau dengan ºAPI.

Specific Gravity ( SG ) dari minyak bumi adalah perbandingan antara berat yang diberikan oleh minyak bumi tersebut pada volume tertentu dengan berat air suling pada volume tertentu, dengan berat air suling pada volume yang sama dan diukur pada temperatur 60 0F atau perbandingan anatara berat jenis minyak pada tempratur standar dengan berat jenis air

Di indoneisa biasanya berat jenis dinyatakan dalam fraksi, misalnya 0.5 : 0.1 untuk minyak bumi suhu yang digunakan adalah 15o C atau 60o F. Dalam dunia perdagangan terutma yang dikuasai oleh perusahaan Amerika, Gravitasi jenis atau lebih sering disingkat dengan SG ini dinyatakan dalam API gravity dan juga API ( American Petroleum Institute ) yang sangat mirip dengan Baume gravity.

Baume gravity adalah suatu besaran yang merupakan fungsi dari berat jenis yang dapat dinyatakan dengan persamaan :

API Gravity minyak bumi sering menunjukan kualitas dari minyak bumi tersebut. Makin kecil SG-nya atau makin tinggi API-nya maka minyak bumi tersebut makain berharga karena lebih banyak mengandung bensin Sebalik nya makin rendah API atau makin besar SG-nya, maka mutu minyak itu kurang baik karena lebih banyak mengandung lilin.

Namun dari minyak berat pun dapat dibuat fraksi bensin banyak dengan system cracking dalam penyulingan. Walaupun demikian tentu proses ini memerlukan ongkosatau biaya yang lebih besar lagi. Selain API juga dapat dipakai Baume yaitu :

system baume tidak banyak digunakan dalam industry perminyakan. Perbandingan antara skala yang menggunakan SG dengan API dan Baume dapat dilihat pada table. Perlu dicatat bahwa yang dimaksud dengan SG adalah keseleruhuran minyak mentah teresebut yaitu semua fraksi. Selain itu SG minyak bumi juga tergantung pada temperature pada temperature, sehingga bila tempraturnya tinggi maka makin rendah SG-nya.

ALAT- ALAT YANG BERHUBUNGAN DALAM PENGUKURAN DENSITAS

Dalam setiap pengukuran, kita tidak bisa menggunakan penghitungan tanpa menggunakan alat bantu, berikut adalah beberapa alat yang digunakan dalam pengukuran, khususnya densitas, antara lain :

Piknometer

Massa jenis suatu zat dapat ditentukan dengan berbagai alat, salah satunya adalah dengan menggunakan piknometer. Piknometer adalah suatu alat yang terbuat dari kaca, bentuknya menyerupai botol parfum atau sejenisnya. Jadi dapat diartikan disini, piknometer merupakan alat yang digunakan untuk mengukur nilai massa jenis atau densitas fluida. Terdapat beberapa macam ukuran dari piknometer, tetapi biasanya volume piknometer yang banyak digunakan adalah 10 ml dan 25 ml, dimana nilai volume ini valid pada temperature yang tertera pada piknometer tersebut. Berikut contoh gambar dari piknometer :

Bagian-bagian Piknometer, Adapun jenis atau bentuk piknometer yang kita ketahui itu terdiri dari tiga bagian, yaitu :

1. Tutup piknometer, untuk mempertahankan suhu di dalam piknometer.

2. Lubang

3. Gelas atau tabung ukur, untuk mengukur volume cairan yang dimasukkan dalam piknometer

Prinsip Kerja atau Cara Menggunakan Piknometer

Berikut tata cara menggunakan piknometer untuk menentukam massa jenis suatu zat :

1. Melihat berapa volume dari piknometernya ( tertera pada bagiantabung ukur ), biasanya ada yang bervolume 25 ml dan 50 ml.

2. Menimbang piknometer dalam keadaan kosong.

3. Memasukkan fluida yang akan diukur massa jenisnya ke dalam piknomeer tersebut.

4. Menutup piknometer apabila volume yang diisikan sudah tepat.

5. Menimbang massa piknometer yang berisi fluida tersebut.

6. Menghitung massa fluida yang dimasukkan dengan cara mengurangkan massa pikno berisi fluida dengan massa pikno kosong.

7. Setelah mendapat data massa dan volume fluidanya, kita dapat menentukan nilai rho/masssa jenis ( ρ ) fluida dengan persamaan : rho ( ρ ) = m/V=( massa pikno+isi ) – ( massa pikno kosong ) / volume. Adapun satuan yang biasanya di gunakan yaitu massa dalam satuan gram ( gr ) dan volume dalam satuan ml = cm³

8. Membersihkan dan mengeringkan piknometer.

ISTILAH – ISTILAH DALAM DENSITAS

Dalam mempelajari densitas biasanya kita akan menjumpai kata kata seperti :

Massa jenis

adalah pengukuran massa setiap satuan volume benda. Semakin tinggi massa jenis suatu benda, maka semakin besar pula massa setiap volumenya. Massa jenis rata-rata setiap benda merupakan total massa dibagi dengan total volumenya. Sebuah benda yang memiliki massa jenis lebih tinggi ( misalnya besi ) akan memiliki volume yang lebih rendah daripada benda bermassa sama yang memiliki massa jenis lebih rendah ( misalnya air ). Massa jenis mempunyai lambang ρ ( rho )

Massa

( berasal dari bahasa Yunani μάζα ) adalah suatu sifat fisika dari suatu benda yang digunakan untuk menjelaskan berbagai perilaku objek yang terpantau. Dalam kegunaan sehari-hari, massa biasanya disinonimkan dengan berat. Namun menurut pemahaman ilmiah modern, berat suatu objek diakibatkan oleh interaksi massa dengan medan gravitasi.

Salinitas

adalah tingkat keasinan atau kadar garam terlarut dalam air. Salinitas juga dapat mengacu pada kandungan garam dalam tanah.

Suhu

juga disebut temperatur yang diukur dengan alat termometer. Empat macam termometer yang paling dikenal adalah Celsius, Reumur, Fahrenheit dan Kelvin.

Tekanan ( p )

adalah satuan fisika untuk menyatakan gaya ( F ) per satuan luas ( A ).

Satuan tekanan sering digunakan untuk mengukur kekuatan dari suatu cairan atau gas.

Volume

atau bisa juga disebut kapasitas adalah penghitungan seberapa banyak ruang yang bisa ditempati dalam suatu objek. Objek itu bisa berupa benda yang beraturan ataupun benda yang tidak beraturan. Benda yang beraturan misalnya kubus, balok, silinder, limas, kerucut, dan bola. Benda yang tidak beraturan misalnya batu yang ditemukan di jalan. Volume digunakan untuk menentukan massa jenis suatu benda.

Hidrometer